Lauren Armstrong, seorang ahli yang berasal dari Harvard, mengatakan kepada orang-orang untuk menganggap sebagai dalam di balik semua hal. Pikiran, ingatan, fokus, gerakan, pernapasan, detak jantung kita dan makanan tertentu dapat membantu membuatnya lebih kuat, tajam dan cerdas.
Dilansir peran otak dan pola makan sebagai kunci dalam umur yang panjang. Menurut National Insititute on Aging, apa yang dikonsumsi bandar slot deposit pulsa dapat secara langsung berdampak pada peradangan dan stres oksidatif dalam tubuh, keduanya dapat memengaruhi neurodegenartif, termasuk Alzheimer dan Parkinson.Lauren telah berbicara dengan Dr. Uma Naidoo, seorang psikiater yang juga penulis "This Is Your Brain on Food". Berikut isi mengenai apa yang ia konsumsi untuk mempertajam ingatannya, fokus, dan kesehatan otak keseluruhan:
1. Extra Dark Chocolate
Naidoo mengatakan bahwa, dark chocolate penuh dengan antioksidan dan flavanol kakao yang membantu menjaga situs slot online kesehatan sel-sel otak. Selain itu, mengandung serat untuk membantu mengurangi peradangan otak dan mencegah penurunan kognitif.
Sebuah studi tahun 2020 melihat bagaimana dark chocolate dan white chocolate dapat memengaruhi memori orang dewasa yang sehat. Seseorang yang diberi dark chocolate memiliki kinerja memori verbal yang lebih baik dua jam setelah mengonsumsi cokelat dibanding dengan kelompok yang menerima white chocolate.Menurut Naidoo, extra dark chocolate setidaknya harus 70% kakao atau lebih. Tetapi, jangan sampai berlebihan untuk mengonsumsinya.
BACA JUGA :
5 Makanan Legendaris Khas Surabaya, Ada yang Berusia Seabad Lebih
2. Berries
Berries memiliki kandungan antioksidan, fitonutrien, serat, vitamin dan mineral. Nutrisi ini membantu mempertahankan memori, dan kandungan seratnya membantu memberi makan mikroba di usus untuk mengurangi peradangan otak.
Naidoo menyarankan untuk memilih bermacam-macam buah beri merah, biru dan hitam. Contohnya, stroberi kaya akan flavonoid dan dapat membantu memperlambat penurunan kognitif, blueberry mengandung berbagai jenis flavonoid yang terkait dengan pencegahan stres oksidatif, dan blackberry adalah sumber antioksidan yang bagus, yang membantu kesehatan sel otak.
Lalu, dengan mengonsumsi berbagai buah beri berwarna juga dapat mengurangi gejala kecemasan dan membantu menangis penyakit neurodegenartif seperti demensia.
3. Kunyit (dengan lada hitam)
Salah satu bahan utama dalam bubuk kari, kunyit mengandung senyawa yang disebut kurkumin, yang merupakan rahasia di balik manfaat meningkatkan otak. Menurut Naidoo, kurkumin adalah zat anti-inflamasi yang kuat.
Menurut penelitian, dengan mengomsumsinya dapat membantu mengurangi gejala kecemasan dan menurunkan penurunan kognitif seiring bertambahnya usia.
Kunyit jika dipadukan dengan lada hitam akan lebih bagus khasiatnya.
4. Sayuran Hijau
5. Makanan Fermentasi
Fermentasi melibatkan penambahan makanan ke kultur mikroorganisme yang kemudian memakan gula dalam makanan. Hal ini menciptakan produk lain, seperti asam laktat yang dapat menghasilkan bakteri ramah usus.
Makan makanan fermentasi dapat meningkatkan kesehatan usus kita, selain itu juga dapat meningkatkan fungsi kognitif tubuh.
Beberapa makanan fermentasi yang direkomendasikan Naidoo, seperti yogurt, kefir, sup kedelai Jepang, dsb.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar